DETIKNET.id – Kepala Kejaksaan Negeri Oelamasi, Yupiter Selan, menyatakan bahwa sejumlah proyek pembangunan sarana fasilitas sekolah di Kabupaten Kupang tahun anggaran 2025 disinyalir bermasalah. Hal ini berdasarkan aduan masyarakat dan laporan internal sekolah yang diterima oleh Kejaksaan.Proyek Sekolah di
Yupiter mengatakan, tim kejaksaan telah melakukan pemantauan langsung ke lokasi kegiatan dan menemukan bahwa progresivitas volume pekerjaan fisik masih rendah. Bahkan, proyek tersebut diprediksi tidak akan selesai sesuai masa kontrak.
“Saya dapat info kerja progres jelek sehingga langsung terjun ke lapangan,” kata Yupiter.
Kejaksaan akan terus melakukan pemantauan untuk memastikan uang negara tidak disalahgunakan. Yupiter menekankan pentingnya koordinasi antara dinas teknis, kontraktor pelaksana, dan konsultan pengawas untuk menyelesaikan pekerjaan sebelum tahun anggaran berakhir.
“Semua yang kita lakukan bagian dari fungsi kontrol terhadap setiap pembangunan di daerah. Pastikan pekerjaan benar dan harapannya mereka pelaksana kerja tepat waktu,” tandasnya.
Yupiter juga menyoroti beberapa persoalan teknis, seperti kekurangan tenaga kerja dan material, serta kurangnya aktivitas konsultan pengawas di lokasi proyek.
“Saya harap dinas teknis harus terus lakukan evaluasi menyeluruh agar pekerjaan bisa tuntas sebelum tahun Yupiter Selan, menyatakan bahwa sejumlah proyek pembangunaanggaran berakhir,” tutupnya.














